Selamat Datang di Dimensi KPK Profetik!

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 17 Februari 2010

Training For Islamic Scientist I (Trafic I)


Invitation
Forum Kajian Islam dan Sains Teknologi mengundang anggota baru dalam acara
Training For Islamic Scientist I (Trafic I)
Ahad, 21 Februari 2010
Pukul 07.00-15.00
@ Gedung Pusat Bahasa lt.2
Gratis!
Nb:
Anggota baru Wajib mengikuti Trafic I sebagai persyaratan menjadi Scientist C
Pendaftaran Trafic I ke 085647008071, paling lambat H-1 pukul 09.00 WIB
Silakan Anda mempelajari gambar Alur Penjenjangan Keanggotaan FKIST yang tertera di samping.
Selamat BerJuang! :)


Selasa, 16 Februari 2010

APAKAH LULUSAN UIN SUNAN KALIJAGA TERMASUK ULUL AL-BAAB??

Ulul al-baab
ialah istilah khusus yang dipakai Al-Qur’an untuk menyebut sekelompok manusia pilihan semacam intelektual (ilmuwan muslim).istilah Ulul al-baab 16 kali disebut dalam Al-Qur’an dan bisa mempunyai berbagai arti tergantung penggunaannya. Ada berbagai pengertian mengenai ululo al-baab diantaranya sebagai berikut :
Menurut imam nawawi Ulul al-baab Ialah mereka yang berpengatuhan luas,suci, tidak hanyut dalam derasnya arus. Dan yang terpenting mereka mengerti, menguasai dan mengamalkan ajaran islam
Menurut Ibn Mundzir Ulul Al-baab ialah orang yang bertaqwa kepada Allah SW, berpengetahuan tinggi dan mampu menyesuaikan diri disegala lapisan masyarakat,elit ataupun marginal
Dalam A Concordance of Qur’an (Hanna E. Kassis,1983), kata ini mempunyai makna :
Orang yang memiliki pemikiran (mind) yang tajam atau kuat
Orang yang memiliki perasaan (heart) yang peka, sensitive atau yang halus perasaannya
Orang yang memiliki daya piker (intellect) yang tajam dan kuat
Orang yang memiliki pandangan aqtau wawasan (insight) yang luas dan mendalam
Orang yang memiliki pengertian (understanding) yang akurat, tepat atau luas.
Orang yang memiliki kebijakan (Wisdom), yakni mampu mendekati kebenaran, dengan pertimbangan yang terbuka dan adil
Jadi secara umum Ulul Al-Baab adalah orang yang mampu mengharmonisasikan kekuatan intelektual dan spiritual.
Kalau dalam arti kata ulul al-baab yaitu “sarjana”,”ilmuwan”, dan “intelektual”. Sarjana adalah orang yang lulus dari perguruan tinggi dan membawa gelar.ilmuwan adalah orang yang mendalami ilmunya, kemudian mengembangkan ilmunya, baik dengan pengamatan maupun dengan analisa sendiri. Sedangkan intelektual adalah orang yang merasa terpanggil untuk memperbaiki masyarakat, menangkap aspirasi mereka, merumuskan dalam bahasa yang dapat dipahami setiap orang, menawarkan strategi dan alternative pemecahan masalah.
CIRI-CIRI ULUL-ALBAAB
1. Bersungguh sungguh menggali ilmu pengetahuan
Menyelidiki dan mengamati semua rahasia wahyu (Al-Qur’an maupun gejala-gejala alam), menangkap hokum-hukum yang tersutrat didalamnya, kemudian menerapkannya dalam masyarakat demi kebaikan bersama
“sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantuinya malam dan siang terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi ulul al-baab”(QS, Al Imron,190)
2. Selalu berpegang pada kebaikan dan keadilan
Ulul Al-Baab mampu memisahkan yang baik dan yang jahat, untuk kemudian memilih yang baik. Selalu berpegang dan mempertahankan kebaikan tersebut walau sendirian dan walau kejahatan dudukung oleh banyak orang.”Tiada sama yang buruk(jahat) dengan baik (benar), meskipun kuantitas yang jahat mengagumkan dirimu, bertakwalah hai ulul al-baab, agar kamu beruntung”(QS, AL-Maidah,100)
3. Teliti dan kritis dalam menerima informasi,teori,proporsisi,ataupun dalil yang dikemukakan orang lain
Bagai seorang mujahid ulul al-baab tidak mau taqlid kepada orang lain, sehinnga ia tidak mau menelan mentah-mentah apa yang diberikan orang lain, atau gampang mempercayai sebelum terlebih dahulu mengecek kebenarannya.”yang mengikutin perkataan lalu mengikutu yang paling baik dan benar, mereka itulah yang diberi petunjuk oleh allah, dan mereka itulah ulul al-baab”(QS Az-Zumar 18)
4. Sanggup mengambil pelajaran dari umat terdahulu
Sampai pada ciri-ciri ini, ulul al-baab tidak ada bedanya dengan intelektual yang lain. Tapi bila dilanjutkan ,maka ada nilai tambah yang tidak dimiliki oleh intelektual biasa
5. Rajin bangun malam untuk sujud dan rukuk dihadapan Allah SWT
Ulul Al-baab senantiasa membakar singgasana Allah dengan munajadnya ketika malam telah sunyi. Menggoncang Arasy-Nya dengan segala rintihan, permohonan ampun, dan pengaduan segala derita serta kebobrokan moral manusia di muka bumi. Ulul al –baab sangat dekat dengan Tuhannya.“(Apakah hai orang-orang musyrik yang lebih beruntung), ataukah orang beribadah diwaktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (adzab) akherat dan mengharap rahmad Tuhannya. Katakanlah ‘Adakah nama orang yang mengetahui dan orang yang tidak mengetahui?’ sesungguhnya hanya ulul al-baab yang dapat menerina pelajaran”(QS Az-Zumar 9)
6. Tidak takut pada siapapun kecualin Allah SWT semata
Sadar bahwa semua perbuatan manusia akan dimintai pertanggung jawaban, dengan bekal ilmunya, ulul al-baab tidak mau berbuat semena-mena


Apabila ada pertanyaan APAKAH LULUSAN UIN SUNAN KALIJAGA TERMASUK ULUL AL-BAAB?? Jawabannya :\
Kembali ditanya apakah ciri-ciri itu ada pada lulusan atau sarjana dari UIN sunan kalijaga Yogyakarta, Sampai pada ciri-ciri keempat diatas ulul al-baab tidak ada bedanya dengan intelektual yang lain ilmuwan yang lain yang bukan muslim. Tapi bila dilanjutkan ke ciri selanjutnya ,maka ada nilai tambah yang tidak dimiliki oleh intelektual biasa yaitu Rajin bangun malam untuk sujud dan rukuk dihadapan Allah SWT dan Tidak takut pada siapapun kecualin Allah SWT semata. Apakah lulusan sarjana dari UIN sunan kalijaga memenuhi syarat kelima dan kejujuh? Jioka iya dapat disebut ulul al-baab.
Contoh ulul al-baab islam : ibnu sina, al khawarizmi, al farabi, at thusi, al biruni,bj habibi, biografinya yang memenuhi ciri-ciri diatas

TRAINING AKADEMIS PROFESIONAL PENGURUS FKIST

Hari itu adalah hari bersejarah bagi pengurus FKIST 2009/2010, 6-7 Januari 2010 adalah adalah jadwal Agenda Pnegurus untuk di Up-Grade, Up-Grade Pengurus kali ini sengaja dilaksanakan selama dua hari berturut-turut, agenda ini terlaksana atas kerasama Div. Kaderisasi FKIST dan SCCF UGM,
Hari pertama dalam agenda ini adalah Training khusus untuk Pengurus Harian FKIST yang didampingi langsung oleh mas Andry dari SCCF UGM, Tidak seperti Training yang biasa dilaksanakan di Fakultas, kali ini TAP hari-I diadakan bertempat di Surau Ageng Al-Fata, semua dapat terlaksana dengan kerjasma berbagai pihak yang sangat mendukung.
Training Akademik Profesional hari – I berlangsung dengan hikmat, dengan datangnya 5 dari 7 peserta (Laskar 7) semuanya berjalan degan lancar,
Pada awal Agenda tersebut Pak Andrey belum-belum sudah menembakkan amunisi penyemengat yang akhirnya menumbuhkan semnagat baru bagi PH FKIST kali ini, Iya ketika kesepakatan Slogan FKIST mulai terdengung dengan penuh semangat!
“Saintis, Intelektual, Berakhlak Mulia”
Bukan itu saja, dari awal Pak Andrey juga memberikan oleh2 berupa pembentukan Pohon FKIST yang nantinya akan menjadi saksi awal tekad perkembangan FKIST.
Selain penumbuhan motivasi, dalam Training tersebut rekan-rekan PH juga mendapatkan berbagai Ilmu (konsep) mengeni Forum Akademik dan pengembangannya yang diberikan oleh mbak’ Umi dkk.
Hal inti yang paling penting dari TAP I bagi FKIST adalah pembentukan VISI dalam periode ini, setelah melalui pemahaman mengenai Visi oleh Pak Andry akhirnya tiba saatnya PH memikirkan visi yang paling tepat. Ketika Pak andry memberi waktu 3 menit pun, tidk cukup, 5 menit masih juga kurang jelas, dan setelah bermenit-menitpun akhirnya terbentuk Visi :
Visi FKIST hingga 2011 :
“Menjadikan FKIST sebagai pusat kajian dan riset ilmiah yang berwawasan Integrasi-Interkoneksi Islam dan Sains Teknologi di lingkungan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta”
Alhamdulillah, TAP I bagi pengurus yang telah terlaksana benar2 benar membuk pikiran dan semangat untuk selalu memaukan FKIST, selanjutnya akan bersambung ke TAP II untuk Pengurus Harian dan Staff FKIST semuanya. Tatap semangat.
TAP II
Dengan suasana berbeda, peserta yang lebih banyak, menjadikan TAP II ini semakin bermakna, TAP II dilasanakan di Masjid Al-Ma’un, dengan peseta Semua pengurus FKIST 2009/2010 TAP II ini serasa sebagai ajang penumbhan rasa kekeluargaan bagi pengurus FKIST, Dalam event ini alhamdulillah sebagian besar pengurus dapat hadir.
Dan seperti konsep yang sudah didapat PH saat TAP I, kali ini adalah saatnya “main share”, “vision share” dengan ini diharapkan semua pengurus akan memiliki pandangan jelas akan kemana FKIST dibawa, TAP sesei II ini dibagi menjadi 2 sesi, sesi I adalah Share bersama bagaimana FKIST dan keidealan suatu lembaga akademis, dan sesi II adalah sesi diskusi grup yang dilaksanakan berkeolompok sesuai divisi-divisi masing masing, target dari TAP II ini adalah tergugahnya semangat semua pengurus untuk dapat berkontribusi sesuai bidangnya, serta adanya sebuah rencana strategi, baik secara umum untuk divisi dan juga strategi pribadi untuk bersama-sama mewujudkan visi FKIST 2011. Cayooo!!!!

MUSYAWARAH BESAR FKIS II

Sesuai dengan Anggaran Dasar FKIS dimana Kedaulatan berada di tangan Musyawarah Besar Anggota, pada periode ini 2008/2009 FKIS telah melaksnakan Musyawarah Besar II (MUBES II) pada tanggal 14-15 November 2009 bertempat di Pondok Pesantren Roudhotus Salam – Berbah.
Dalam MUBES II ini banyak hal yang harus dibahas dan ditetapkan, Pada intinya terdapat Laporan pertanggungjawaban Kepengurusan 2008/2009, Penetapan AD dan ART, Pemilihan dan penetapan Ketua FKIS, Tim Formatur, Pendamping, serta Penetapan GBHK FKIS.
Secara umum Agenda MUBES pada kali ini berjalan lancar dengan peserta kurang lebih 15 mahasiswa, pada pembukaan Hadir Dra. Khurul Wardati, M.Si. selaku perwakilan Fakultas yang berkenan membuka MUBES II ini, dilanjutkan Materi Integrasi-Interkoneksi oleh Iwan Kuswidi, S.Pd.i, M.Sc. dan kemudian dilajutkan dengan Agenda-agenda Sidang Pleno.
Setelah sidang penetapan tata tertib disepakati, berlangsunglah Laporan pertanggungjawaban Kepengurusan 2008/2009 yang dari hasil Musyawarah LPJ diterima dengan Syarat, Agendapun dilanjutkan dengan Pembahasan AD dan ART, dimana terdapat berbagai perubahan berkaitan dengan perbaikan AD dan ART antara lain meliputi perubahan nama Forum semula Forum Kajian Islam dan Sains (FKIS) dirubah menjadi Forum Kajian Islam dan Sains Teknologi (FKIST), hal ini didasarkan kesepakatan atas pertimbangan adanya bidang keilmuan Teknologi di Fakultas Sains dan Tekologi, juga terdapat penambahan dalam tujuan FKIS yakni penambahan poin Amal dalam tujuan “Membentuk kader mahasiswa Sains dan Teknoloi yang unggul dalam FIKIR, ZIKIR dan AMAL”. Sedangkan dalam ART sedikit sekali perubahan melainkan hanya perubahan redaksi yang berkaitan. Selain Perubahan diatas dalam Musyawarah ini juga dibahas dan ditetapkan GBHK FKIST dengan tema “Optimalisasi Sains dan Teknologi sebagai Kaian Islam serta Sinergitas Pola FIKIR, ZIKIR dan AMAL mahasiswa” yang menghasilkan beberapa perubahan antaran lain Susunan pengurus yang akan ditentukan selanjutnya, dimana Wakil ketua dihapuskan, dan Sekretaris diubah nama menjadi Sekretaris Jendral, serta perubahan Divisi-divisi dalam FKIST sehingga hanya menjadi 4 Divisi : Divisi Kaderisasi, Divisi Kajian, Divisi Libang dan Divisi Media dan Informasi.
Agenda selanjutnya adalah Pemilihan ketua FKIST, dimana dalam tata tertib yang telah ditentukan prosedurnya,ulai dari memilih bakal calon, calon, hingga terpilih Ketua Umum FKIST, semula ada 7 bakal calon yang kemudian hanya 4 yang menjadi calon ketua umum FKIST yakni saudara Tugiman, Yuananda, Ari mami dan Siti Fatimah, dna dari kekempat calon tersebut terpilih Yuananda sebagai Ketua umum FKIST 2009/2010.
Agendapun dilanjutkan dengan pembentukan TIM Formatur, dan pemilihan Pendamping dipimpin ketua FKIST dan terbentuk TIM FORMATUR dengan 5 anggota yang bertanggungjawab membuat susuna pengurus dalam waktu 1 minggu selanjutnya, serta dipilihnya kembali Frida Agung Rachmadi,S.Si sebagai pendamping dari dosen dan Anas Sumarhadi dan Mairulliana Rosida sebagai pedamping dari mahasiswa.
Dengan Berakhirnya serangkaian Sidang Pleno dan ditetapkannya Hasil MUBES II, sidang ditutup dengan doa dan harap untuk FKIST yang selalu lebih baik nantinya.
Pembentukan Pengurus FKIST 2009/2010
Satu minggu, Ya, waktu yang cukup singkat untuk membentuk pengurus FKIST yang Ideal, itulah tugas TIM FORMATUR yang telah dibentuk sebelumnya. Melalui berbagai proses Syuro, berbagai proses konfirmasi, analisis SWOT, akhinrnya TIM Formatur berikhtiar untuk memploting Pengurus FKIST 2009/2010 sebagai berikut :
Pengurus FKIST 2009/2010
PENDAMPING : Dosen : Frida Agung Rahmadi, M. Si.
Mahasiswa : Anas Sumarhadi
Mairulliana Rosida
KETUA UMUM : Yuananda Nur Basmalah
SEKRETARIS JENDRAL : Za’imatul Amna
BENDAHARA : Elok Hafidhoh

DEVISI KADERISASI
Ari Mami
Susanti
Ayuk Trisna Saputri
Suri Akramaeni
Ipan Rudiansyah

DEVISI PENELITIAN & PENGEMBANGAN
Lilis Sholikhah
Nur aini
Widyani Nurmalasari
Nina Isnaeni
Affa Ardhi Saputri
Muhammad Suharjo

DEVISI KAJIAN
Khotibul Umam
Febri Nugroho Muji R
Siti Fatimah
Retno Nurfitri
Aisyah Ummu Labiiq
Fatimatul Amani

DEVISI MEDIA
Tugiman
Muhammad Istiqlal
Sidiq Choirul Anwar
Ellya Noor Parida
Shofi Zulaikha
Arinda Wulan Febrianti
Alhamdulilah . . .
Terbentuknya Pengurus FKIST 2009/2010 ini merupakan langkah awal dan harapan untuk berkembangnya FKIST selajutnya.